Loading...
Tampilkan postingan dengan label Cerita ML. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita ML. Tampilkan semua postingan
Cerita Seks Terpanas Perawan Anak Langgananku
Cerita Mesum Cerita ML cerita seks Cerita Sex cewe biskap cewe jablay cewe ngewe cewe seksi janda bohai Janda Gatel Maniak Sex Tamu Tante Sange tante seksiPerawan Anak Langgananku - Perkenalkan namaku Wira, umurku 32 tahun dan aku bekerja disalah satu perusahaan yang bergerak dibidang jasa perbaikan parabola. Aku sudah bekerja di perusahaan itu kurang lebih 2 tahun dan selama itu juga aku sudah mendapatkan banyak pelanggan. Mungkin karena aku ramah dan servisku yang baik maka para pelangganku selalu saja menghubungiku tiap kali parabolanya rusak.
Kali ini aku akan menceritakan pengalaman pribadiku dengan anak pelangganku yang bernama Anggita. Gadis muda yang berumur sekitar 15 tahun. Anggita adalah anak dari pelangganku yang bernama bu Erna. Gadis kecil yang manis, cantik dan juga sangat ganas dalam berhubungan seks. Langsung saja keceritaku.
Waktu itu kalau tidak salah hari sabtu aku mendapatkan sebuah telpon dari Ibu Erna pelangganku. Bu Erna menyuruhku segera ke rumahnya untuk memperbaiki parabolanya yang rusak karena hujan deras tadi malam. Karena aku juga sudah dekat dengan bu Erna, maka aku segera menuju rumahnya.
Tak berapa lama kemudian, akhirnya aku sampai dirumah bu Erna dan disana aku disambut oleh seorang anaknya yang bernama Anggita. Karena bu Erna sudah menjadi langgananku, maka aku langsung disuruh masuk kedalam rumahnya.
Saat itu kulihat suasana rumah bu Erna sangat sepi sekali hanya ada Anggita yang dirumah dan masih menggunakan seragam sekolahnya. Dan kulihat Anggita juga baru saja pulangdari sekolahnya.
Tak berapa lama kemudian, akhirnya aku sampai dirumah bu Erna dan disana aku disambut oleh seorang anaknya yang bernama Anggita. Karena bu Erna sudah menjadi langgananku, maka aku langsung disuruh masuk kedalam rumahnya.
Saat itu kulihat suasana rumah bu Erna sangat sepi sekali hanya ada Anggita yang dirumah dan masih menggunakan seragam sekolahnya. Dan kulihat Anggita juga baru saja pulangdari sekolahnya.
“Ibumu pulang jam berapa Gita..?” tanyaku.
“Biasanya sih sore sekitar jam setengah 6’an gitu..” jawabnya.
“Owh…tadi om disuruh kesini buat betulin parabola di rumahmu. Apa masih gak keluar gambarnya..?” tanyaku.
“Iya om.. sampai Anggita gak bisa nonton film kesukaan Anggita, rugi deh jadinya..” jawab Anggita.
Sebentar yah, om betulin dulu parabolanya..” balasku.
Kemudian aku segera naik keatas genteng dan singkat kata kurang lebih 15 menit saja aku sudha bisa membenarkan posisi parabola yang tergeser karena tertiup angin kencang tadi malam.
Naaah, awal pengalamanku bermula saat aku mau turun dari genteng, lalu minta tolong pada Anggita untuk memegangi tangganya. Ketika itu Anggita sudah ganti baju sergamnya dengan kaos oblong ala Bali. Kedua tangan Anggita terangkat ke atas memegangi tangga, akibatnya kedua lengan kaosnya merosot kebawah dan ujung kerahnya yang kedodoran membuka sangat lebar.
Pembaca pasti ingin ikut melihat karena dari atas pemandangannya sangat jelas terlihat. Ketiak Anggita ditumbuhi bulu-bulu tipis sangat sensual sekali, kemudian dari ujung kerahnya kulihat gumpalan toketnya yang kencang dan putih mulus yang membuat batang penisku seketika berdenyut dan mulai mengeras. Sebuah pemandangan yang sangat membuatku terangsang.
Perawan Anak Langgananku - Perkenalkan namaku Wira, umurku 32 tahun dan aku bekerja disalah satu perusahaan yang bergerak dibidang jasa perbaikan parabola. Aku sudah bekerja di perusahaan itu kurang lebih 2 tahun dan selama itu juga aku sudah mendapatkan banyak pelanggan. Mungkin karena aku ramah dan servisku yang baik maka para pelangganku selalu saja menghubungiku tiap kali parabolanya rusak.


Cerita Sex Berawal Dari Celana Dalam Vita
Abg seksi Cerita Mesum Cerita ML cerita seks cewe jablay Janda Gatel janda seksi Maniak Sex MEMEK
Saya sendiri sudah bekerja dan juga berasal dari Universitas yang sama. Secara keseluruhan, pacarku sangat baik, setia dan cantik tetapi masih konvensional (tidak akan berhubungan seks sebelum menikah secara resmi). Sebaliknya, sebagai lelaki normal saya termasuk golongan yang memiliki libido tinggi. Sementara ini saya hanya bisa memuaskannya dengan ber masturbasi sambil membayangkan bersetubuh dengan pacarku.
Suatu saat keadaan berubah 180 derajat. Setelah pulang kerja, saya langsung mengunjungi kostan pacarku (‘Sisca’ namanya).
Mengunjungi kostannya bagaikan masuk kedalam sebuah alam erotis. Ada sekitar 8 penghuni kost yag terdiri dari mahasiswi tingkat 1 sampai 4 (saat ini Sisca telah sampai tingkat 4). Salah satu penghuninya yang berkamar di lantai 3 menarik perhatianku, namanya Vita. Setelah melihatnya kadang kala aku membayangkan bersetubuh dengannya juga, sampai pada akhirnya aku memiliki ide gila dan nekat muncul tiba-tiba dibenakku.dari sini lah awal petualangan seksku dimulai.
Mengunjungi kostannya bagaikan masuk kedalam sebuah alam erotis. Ada sekitar 8 penghuni kost yag terdiri dari mahasiswi tingkat 1 sampai 4 (saat ini Sisca telah sampai tingkat 4). Salah satu penghuninya yang berkamar di lantai 3 menarik perhatianku, namanya Vita. Setelah melihatnya kadang kala aku membayangkan bersetubuh dengannya juga, sampai pada akhirnya aku memiliki ide gila dan nekat muncul tiba-tiba dibenakku.dari sini lah awal petualangan seksku dimulai.
Aku memberanikan diri dan memutuskan mencuri celana dalam Vita. Telah beberapa kali aku bersama Sisca pacarku naik ke lantai 3, dilantai ini ada rak khusus yang digunakan pembantu kostan untuk mengumpulkan pakaian kotor yang akan dicuci,beruntungnya rak tersebut dinamai sesuai dengan pemilik baju supaya tidak saling tertukar (dan lebih memudahkanku mencari sasaran yang aku idamkan)
Tak berapa lama niatanku muncul tiba-tiba aku mendengar suara gadu yang berasal dari gerombolan anak-anak kost yang akan keluar untuk makan malam dan kebetulan juga Sisca sedang mandi, yang biasanya membutuhkan waktu 15-25 menit. Bagai gayung bersambut akupun mamberanikan diri melaksanakan niatku dengan jantung yang berdebar keras dan keringat yang bercucuran karena perasaan was-was. Terdapat 3 celana dalam yang berbahan licin dan halus diantara tumpukan baju yang ada di keranjang.
Tanpa pikir panjang langsung aku ambil yang berwarna kulit (yang satu berwarna pink dan sisanya berwarna sama). Secara spontan aku tempelkan pada wajah dan ku hirup bagian yang bersentuhan langsung dengan vaginanya. Sayangnya saat itu yang aku cium hanyalah aroma pewangi pakaian, tetapi tidak mengurangi rasa hornyku. Secepatnya aku masukkan CD tersebut kedalam kantung celana karena takut dipergoki dan tak terbayang rasa malu yang akan aku alami jika hal itu terjadi dan langsung aku meninggalkan TKP dan langsung menuju kamar Sisca yang berada di lantai 2.
Setelah selesai berkencan dengan Sisca, aku langsung meluncur menuju kontrakkan dan langsung menuju kamar mandi. Langsung aku keluarkan CD milik Vita dan mempeloroti celana dan CD yang aku pakai. Kont0lku yang sepanjang perjalanan pulang tadi sudah menegang membayangkan CD tersebut langsung kutempelkan dengan posisi sisi dalam CD yang bersentuhan langsung dengan vagina Vita bertemu dengan ujung kont0lku, yang tentu saja sebelumnya aku tempelkan CD tersebut di hidungku dan ku hirup dalam-dalam sambil membayangkan sedang mencium vagina Vita secara langsung.
Secara perlahan aku gesek-gesekan CD tersebut dan mulai mencoli kont0lku. Meskipun awalnya terasa agak perih pada penisku tapi lama kelamaan hilang seiring keluarnya cairan pra-ejakulasiku. Irama masturbasi aku percepat dan aku langsung merasakan getaran-getaran listrik yang erotis terus meambombardir syaraf-syaraf kont0l dan otakku. Akhirnya aku hampir merasakan orgasme. Tanganku yang satunya langsung menyikap sebagian dari CD tersebut untuk mengeluarkan kont0lku. Sebenarnya aku ingin mengeluarkan cairan orgasmeku pada CD Vita, tetapi langsung aku urungkan karena takut meninggalkan jejak.
Tak berapa lama aku mengalami orgasme yang luar biasa sensasinya karena baru sekali ini aku melakukannya dengan CD kepunyaan Vita. Setelah beberapa saat aku menikmati sensasi tersebut aku langsung melanjutkan dengan mandi dan tak lupa sebelumnya aku mencium CD Vita dan menaruhnya kmbali di dalam kantung celanaku.
Keesokan harinya aku kembali ke kost Sisca dan mengembalikan CD tersebut,tentunya setelah aku merasa keadaannya kondusif dan aman. Kegiatan ini terus berlanjut selama hampir seminggu dan tentu saja dengan CD Vita yang berbeda. Suatu saat aku dikejutkan dengan aroma CD Vita yang sebelumnya hanya tercium wangi dari pengharum pakaian. Ketika itu aku menghirup aroma yang berbeda dan aku yakini sebagai aruma cairan vagina milik Vita yang tentu saja membuat kont0lki seketika tegang dan libidoku menanjak. Jantungku langsung berdebar kencang karena kegirangan mendapatkan rejeki nomplok tersebut.
Terbersit dipikiranku apakah hal ini disengaja atau tidak. Tapi aku tidak memperdulikannya dan langsung ber-masturbasi dengan sensasi berbeda dan tentu saja lebih indahdan menggetarkan. Kali ini aku tenggelam dalam kenikmatan sampai-sampai cairan orgasmeku tumpahruah dalam CD Vita.
Keesokan harinya aku kembalikan CD tersebut kadalam keranjang dan menggantikannya dengan yang lain. Tetapi lagi-lagi CD tersebut mengeluarkan aroma yang sama. Tidak terlihat perubahan pada sikap dan ekspresi pada wajah Vita ketika kami saling bertemu pandang. Keesokan harinya aku dikejutkan dengan CD Vita yang benar-benar masih basah dan aromanya masih segar dan memabukkan, seperti Vita baru saja melakukan masturbasi dan membiarkan aku menemukannya masih dalam keadaan basah. Pikiranku langsung dikuasai dengan hawa nafsu dan langsung saja aku menuju kamar mandi yang letaknya bersebrangan dengan kamar Vita untuk ber-masturbasi.
Baru saja aku mulai untuk ber-masturbasi, tiba-tiba terdengar ketukkan pintu pada kamar mandi. Aku terkejut dan dengan cepat memasukkan CD Vita kedalam celana dan berpura-pura menyiram closet. Ketika aku buka pintu ternyata Vita sedang berdiri di depan kamar mandi dan berdiri tepat dihadapanku seperti sedang menghalangku untuk pergi. Vita langsung mendorongku kembai masuk ke dalam kamar mandi dan langsung mengunci kamar mandi itu dari dalam (posisi Vita sekarang berada di dalam kamar mandi bersama denganku).
Keringat dingin langsung bercucuran dari tubuhku. Dengan cepat tangan Vita langsung berusaha merogoh kedua kantong celanaku tanpa bisa aku cegah, dan akhirnya dia menemukan celana dalam miliknya yang aku “pinjam”. “Aku sudah tau … Kak andre pelakunya” ungkap Vita.
Tiba-tiba Vita langsung mengambil posisi jongkok menghadap ke arahku yang mematung karena masih kaget dan langsung membuka bawahanku tanpa menyisakan sehelai benangpun. Kont0lku yang sempat lemas karena shock langsung diia belai dengan tangannya yang halus dan sesekali mengocoknya dengan perlahan. Menerima perlakuan tersebut kont0lku langsung bereaksi dan langsung menegang.
Setelah mencapai ketegangan maksimal, mulut Vita sedikit terbuka dan nafasnya memburu sambil mengeluarkan desahan halus sambil kedua tangannya dengan perlahan tapi pasti terus mempermainkan kont0lku. Aku merasa bahwa inilah saatnya merasakan vagina Vita yang sebenarnya,lagipula aku yakin Vita bukan lagi seorang gadis perawan dari caranya memperlakukan kont0lku.
Aku langsung memberi isyarat agar Vita berdiri dan langsung aku bertatapan dengan wajahnya yang mengekspresikan bahwa dia sangat menginginkannya. Tanpa pikir panjang aku langsung mencumbu bibirnya yang mungil dan kedua tanganku langsung menyikap bagian bawah dasternya,dimulai dari pertengahan paha dan ternyata Vita sudah tidak mengenakan CD lagi.
Pantatnya yang lembut dan kenyal langsung kuremas-remas dan demi menghemat waktu tanganku langsung kupindahkan menuju vaginanya yang sedaritadi sudah basah oleh cairan vaginanya. Tanganku yang satunya lagi langsung menjamah payudaranya (juga tanpa BH) yang kira-kira berukuran 36c. Kuremas-remas payudaranya dan klirotisnya pun mendapatka pelayanan istimewa dari jemariku.
Tubuh Vita tak henti-hentinya bergetar dan mempercepat irama kocokan tangannya pada kont0lku. Langsung aku senderkan Vita pada dinding kamar mandi, kuangkat kakikirinya dan langsung ku tuntun kont0lku menuju vaginanya yang sudah terbuka lebar. Ketika ujung kont0lku berada di bibir vaginanya yang sudah basah dan terasa hangat, aku pun sempat bergetar. Perlahan-lahan aku dorong masuk kont0lku, terasa agak seret meskipun vaginanya sudah basah oleh cairan kenikmatannya dan akhirnya kont0lkupun masuk setengahnya mengisi vagina Vita. Mulut Vita terbuka lebar sembari matanya terpejam merasakan kenikmatan kont0lku.
Dengan perlahan ku keluar-masukkan kont0lku kedalam vaginanya yang kini sudah bisa terbenam seluruhnya kedalam vaginanya yang sempit dan basah. Untuk sesaat aku tidak bergerak dan merasakan dinding vaginanya berdenyut-denyut dan rasanya kont0lku seperti dipijit-pijit oleh vaginanya, sampai akhirnya aku melihat jam tangan dan aku teringat kepada Sisca yang selesai mandi, tersisa kira-kira 10 menit sebelum Sisca selesai mandi.
Vita memelukku dengan erat dan aku pun menyetubuhinya dengan perlahan sambil merasakan setiap tarikkan dan dorongan kont0lku,aku merasakan sensasi erotis yang sangat nikmat. Irama aku percepat dangan sesekali aku menghentakkan kont0lku dengan kerassehingga membuat Vita mengerang meskipun agak sedikit ditahan mencegah suaranya terdengar sampai keluar. Aku makin bernafsu setelah sekitar 3 menit Vita sudah mencapai orgasmenya yang pertama sehingga vaginanya terasa hangat karena cairan orgasmenya.
“kont0l kamu besar dan kuat sekali…” bisik Vita sambil terus menikmati persetubuhan ini.
“memang kamu belum pernah ngerasain yang segede ini?”
Dia menggeleng, “punya cowokku kecil dan kurus…”
“jadi lebih enak mana?” tanyaku
“jelas kont0lmu,rasanya lebih nikmat..”
“memang kamu belum pernah ngerasain yang segede ini?”
Dia menggeleng, “punya cowokku kecil dan kurus…”
“jadi lebih enak mana?” tanyaku
“jelas kont0lmu,rasanya lebih nikmat..”
Setelah selesai menikmati sisa-sisa orgasmenya,Vita langsung melepaskan diri dari dekapanku dan langsung berlutut di hadapan kont0lku. Lidahnya langsung menjulur dan menyapu sepanjang batang kont0lku yang masih basah oleh cairan orgasmenya. Dengan cekatan Vita menjilati kont0lku dan mengulum kepala kont0lku yang memerah.
Mulutnya yang terasa hangat dan permainan lidahnya yang liar membuat kont0lku berdenyut-denyut dan untuk beberapa saat dia hanya mengulum kepala kont0lku sampai akhirnya aku benamkan kepalanya sehingga kont0lku masuk seluruhnya kedalam mulutnya yang hangat.
Vita yang seakan mengerti apa yang aku mau langsung melahap seluruh batang kont0lku dengan ganas, meskipun ia mengalami sedikit hambatan karena panjangnya kont0lku. Setelah mulutnya beradaptasi dengan kont0lku aku pun mulai menggerak-gerakkan pantatku maju-mundur mengimbangi permainannya dan akhirnya aku mengalami orgasme yang membuat Vita agak tersedak karena aku menghentakkan kont0lku dengan keras karena merasakan kenikmatan orgasmeku.
Dengan cepat Vita mengeluarkan kont0lku dari mulutnya dan membuka lebar mulutnya untuk menampung cairan orgasme dari kont0lku. Setelah selesai Vita langsung menelan cairan tersebut tanpa tersisa dan seketika kont0lku pun kembali di kulum dan di sedotnya sehingga tidak tersisa lagi cairan orgasme yang sedikit tercecer di batang kont0lku.
Kusuruh Vita untuk berdiri dan ia langsung menatapku dengan ekspresi puas dan nakal, senyumnya yang manja mambuatku horny lagi. Setelah salingmerapihkan pakaian masing-masing Vita menyelipkan kertas yang berisikan nomer hp’nya.
“besok, jangan ambil celana dalamku lagi..”
Sempat timbul rasa kecewa dalam hatiku
“langsung saja..” terang Vita,sambil menempelkan tanganku ke arah vaginanya sambil tersenyum manja.
Sempat timbul rasa kecewa dalam hatiku
“langsung saja..” terang Vita,sambil menempelkan tanganku ke arah vaginanya sambil tersenyum manja.
Setelah kejadian ini,hampir tiap hari kami bercinta kilat didalam kamar mandi lantai 3. Vita menjadi tempat pelampiasan nafsuku yang menggebu-gebu karena tak bisa kudapatkan dari pacarku sendiri demikian juga Vita yang terlanjur kecewa dengan kont0l pacarnya yang dia anggap terlalu kecil dan Vita terlanjur menyukai kont0lku yang besar dan kuat,meskipun kami saling mencintai pasangan masing-masing.
Hot Nikmatnya Sampai Langit Tujuh
Abg seksi Cerita ML cerita seks cewe cantik cewe seksi Janda Gatel janda seksi Maniak Sex MEMEK Tamu tante seksi
Lakilaki yg sekarang menjadi suamiku adalah teman sejak di bangku SMA dan sekarang sdh sah menjadi suamiku, sasat ini usiaku 38 tahun sedangkan suamiku berusia 40 tahun kami sdh mempunyai anak yg sdh remaja dan kuliah di luarkota jadi sekarang rasanya sepi dirumah cuma ada aku dan suamiku, hidup kami berkecupan walaupun suamiku hanya sebagai karyawan PMA.
Aku sendiri cukup waktu dan uang untuk merawat diri, sehingga meskipun aku tdk cantik namun orang bilang aku ini tdk mboseni kalau dipandang suamiku bilang aku memang tdk cantik tp ayu apalagi kalau lagi orgasme tinggiku, badanku 160 cm dgn berat badan 56 kg lumayan gemuk orang bilang tp buah dada montok sekali dgn puting yg merekah.
Suamiku suka olah raga tenis dan golf kalau badan tdk terlalu tinggi 165 cm tp cukup atletis dgn berat 63 kg. Untuk urusan diranjang sebenarnya aku cukup bahagia karena suamiku orangnya telaten dan sabar dia selalu memberikan kesempatan dulu padaku untuk orgasme seteleh itu baru dia melakukan penetrasi sampai aku orgasme yg kedua.
Pengalaman ini terjadi karena rasa kesepianku di rumah sendiri akhirnya aku usul pada suamiku untuk menerima kost toh kamar anakku 2 kamar kosong. Akhirnya suamiku sepakat dia yg cari dan kebetulan ada teman kenalannya seorang pengusaha yg biasa bolakbalik Jakarta ke kotaku untuk urusan pekerjaan di kotaku. Pertimbangannya dari pada ke hotel boros karena kadang harus sampai 2 minggu.
Namanya Ikbal (nama samaran) tinggi badan 176 cm dan berat 76 kg besar dgn kulit putih tp wajah arab kayak Omar Syarif dgn bulu diseluruh tubuhnya, orangnya sangat santun. Kami cepat akrab bahkan seperti keluarga sendiri karena makan malam kami selalu bersama bahkan pada waktu lapor Pak RT kami mengaku sebagai saudara. Oh iya aku panggilnya Dik karena usianya baru 38 tahun.
Bahkan jika suamiku dan Aku pergi berlibur ke Tawangmangu atau Bandungan dan pas ada di kotaku ia kami ajak. Begitu akrabnya kami sehingga tak jarang kami Dik Ikbal juga membantu kalau ada kerepotan dirumah sehingga lingkungan taunya memang adik saya. Untuk seharihari setelah berjalan tiga bulan kami semakin akrab saja bahkan suamiku suatu hari, ketika kami ngobrol habis makan malam.
Ajaklah Isterimu jalanjalan kemari Dik Ikbal, celetuk suamiku,
Biar dia kenal mbakyumu lanjutnya, Dik Ikbal hanya diam dan menghela napas panjang.
Ada apa.. Ada yg salah? lanjut Mas Nanang melihat gelagat yg kurang enak.
Mmm.. Anu Mas Aku sebenarnya duda isteriku sdh meninggal tiga tahun yg lalu dirumah cuma ada anakanak dgn pembantu saja jawabnya dgn mata berkacakaca.
Biar dia kenal mbakyumu lanjutnya, Dik Ikbal hanya diam dan menghela napas panjang.
Ada apa.. Ada yg salah? lanjut Mas Nanang melihat gelagat yg kurang enak.
Mmm.. Anu Mas Aku sebenarnya duda isteriku sdh meninggal tiga tahun yg lalu dirumah cuma ada anakanak dgn pembantu saja jawabnya dgn mata berkacakaca.
Kami akhirnya tahu statusnya dan kami minta suatu ketika kalau liburan sekolah biar anakanak diajak kebetulan anaknya 2 orang masih 7 tahun dan 4 tahun. Sejak itu kami lebih dekat bahkan suamiku sering membisiki aku kalau keturunan arab biasanya barangnya besar dan panjang.
Akupun merasa Dik Ikbal makin memperhatikan aku, pernah aku dibawakan hadiah liontin permata yg cantik. Bahkan seharihari kami makin terbuka misalnya ditengah guyonan, kadang kadang Dik Ikbal seolah mau memelukku dan bahkan sembunyisembunyi berani menciumi pipiku kalau mau pamit pulang Jakarta.
Demikian pula sebaliknya Mas Nanang seolah membiarkan kami bercengkarama kadang kadang bahkan ngompori, Ooo mabkyumu itu biar STW tp malah tambah punel (maksudnya meqinya) lho Dik Ikbal kalau sdh begitu aku yg merah padam, tp untungnya hanya kami bertiga.
Seperti kebiasan kami, Setiap hari libur kami bertiga week end di kebun kami di Tawangmangu. Walaupun tdk terlalu luas namun kebun ini cukupanlah untuk hiburan dan cukup nyaman untuk beristirahat.
Entah apa sebabnya Mas Nanang hari itu dgn manja tiduran berbantal pahaku di depan Dik Ikbal setelah selesai makan malam sambil menonton TV dan ngobrol kesana kemari diruang keluarga. Kulihat Mas Nanang sangat atraktif mempertontonkan kemesraannya di depan di Ikbal.
Aku sebenarnya agak kikuk tp karena sdh seperti adik sendiri aku bisa mengatasi perasaanku, lagian Dik Ikbal sdh sering melihat kemesraan kami seharihari dirumah. Kulihat Dik Ikbal acuh saja melihat tingkah laku Mas Nanang. Malah akhirnya Dik Ikbal mengambil inisiatif mengambil kasur dari kamar tidur untuk dihamparkan ke lantai.
Akhirnya kamipun menonton TV sambil tiduran, aku dan Dik Ikbal bersandar didinding berjajar cuma berjarak setengah meter sedang Mas Nanang tiduran di pahaku. Acara yg ditaygkan kebetulan agak menyerempetnyerempet hubungan suami isteri. Kulihat Dik Ikbal tdk bisa konsentrasi, ia lebih sering mencuri pandang ke arah dadaku yg saat itu hanya terbungkus daster, aku purapura nggak tahu tp aku sempat melihat arah tengah celananya yg aku yakin sdh setengah ereksi.
Tibatiba Mas Nanang memeluk pahaku sambil mengusap usap tonjolan payudara dari luar baju daster yg kukenakan, aku bingung.
Mas malu ah masa ada Dik Ikbal, protesku sambil melemparkan tangannya kasar.
Ah nggak apa apa, wong Di Ikbal juga pernah merasakan koq. sahut Mas Nanang sambil senyum penuh arti ke Ikbal.
Ah nggak apa apa, wong Di Ikbal juga pernah merasakan koq. sahut Mas Nanang sambil senyum penuh arti ke Ikbal.
Ikbal tersenyum kecut Aku melengos sebel tp jujur saja rabaan Mas Nanang membuat aku on apalagi udara dingin Tawangmangu yg menusuk tulang.
Sementara Mas Nanang malah nekat dan kepalanya yg menindih pahaku digeser ke arah selangkanganku, sehingga tak terhindarkan baju dasterku yg memang pendek makin tersingkap sehingga Ikbal makin leluasa melahap pahaku yg terbuka lebar..
Mbak.. Aku.. Jadi ingin nih.. Ikbal bicara padaku.
Gila batinku aku benarbenar kaya kepiting rebus mendengar katakata Ikbal hampir saja aku tampar. Tp Mas Nanang malah menimpali,
Nggak papa, ya Mam? Kasihan khan Dik Ikbal sdh lama lho nggak merasakan sahutnya.
Pap!! apaapaan sih ini sahutku nggak kalah seru.
Pap!! apaapaan sih ini sahutku nggak kalah seru.
Papa boleh kok mam, papa iklas please, ..! pintanya sambil mengedip ke Dik Ikbal.
Rupanya Ikbal tanggap langsung saja dia miringkan badannya, karena jarak kami cuma sejengkal maka langsung direngkuhnya belakang kepalaku dan diciumnya mulutku dgn paksa. Aku ingin menolak tp Mas Nanang memegang tanganku dan meraba tengah CDku aku terombangambing antara nafsu dan nilai yg ada dalam diriku tp aku makin terangsang, tanpa sadar malah kumiringkan tubuhku menghadap Dik Ikbal sehingga aku bisa berhadapan, melihat reaksiku tanpa segan Dik Ikbal menyelusupkan tangannya dibalik dasterku untuk meremas remas buah dadaku, sementara Mas Nanang tangannya sdh masuk CD untuk mengelus elus klitorisku yg menjadi titik kelemahanku.
Mendapat serangan 2 orang sekaligus sensasiku semakin melambung tinggi ada kenikmatan yg luar biasa. Kucoba memberanikan diri meraba perut Ikbal dan turun kebawah pusar, ada rasa penasaran ingin tahu ukuran barangnya.
Wow.. luar biasa rupannya sdh berdiri tegak dan tdk pakai celana dalam lagi tanganku tak bisa memegang semuanya genggamanku penuh itupun baru separonya. Ketika itu Mas Nanang melepaskan seluruh pakaiannya dan mencopoti dasterku, Ikbal melepaskan pakainnya juga dan menggeser posisinya merapat ke arahku dari sebelah kiri kami berhadapan
Sedangkan Mas Nanang memiringkan tubuhnya yg bugil sebelah kanan (belakangku), sehingga dgn sendirinya k0ntol Mas Nanang yg sdh kencang menempel bokongku dan k0ntol Ikbal yg luar biasa panjang dan besar menempelpahaku karena Ikbal tak mau melepaskan pelukannya padaku jadi Mas Nanang hanya merogoh meqiku dari belakang.
Ikbal menciumi diriku sambil mengelus payudara penuh nafsu, kulihat Ikbal yg penuh dgn gairah, aku ikut terhanyut. Aku tak sempat berfikir macam macam, nafsuku telah mendominasi pikiranku, kunikmati apa yg dilakukan Ikbal padaku tanpa menghiraukan Mas Nanang yg meremasremas bokongku, dan mengelus vaginaku yg sdh basah.
Aku mendesahdesah tak karuan karena keenakan dgn tangan kanannya Ikbal mendekap punggungku erat erat, sedangkan tangan kirinya mulai menyibak vaginaku rupanya dia sdh nggak tahan ingin memasukkan k0ntolnya ke meqiku.
Dituntunnya k0ntolnya ke arah lubang vaginaku, dan dalam tempo singkat aku sdh melayg kelangit ke tujuh menikmati k0ntol Dik Ikbal yg panjang besar ada meskipun rasa perih dan penuh menyesak di vaginaku namun kenikmatan yg kurasakan mampu membuatku melupakan rasa perih meqiku.
Otomatis jepitan vaginaku makin jadi dan denyutandenyutan meqiku yg selama ini dipuja oleh Mas Nanang dirasakan oleh Ikbal.
Oh Mbak meqimu sungguh nimat, benarbenar punel Mbak bisik Ikbal sambil mulai memompa batang kemaluannya secara ritmis.
Sementara aku mengimbangi mengocoknya pelanpelan, Ikbal mendesah desah keenakan, kini wajah Ikbal menghadap ke arahku dgn matanya yg terpejam sungguh tampan sekali apalagi desisanya membuatku benarbenar melayg. Gesekan bulu dada di ujung putingku membuatku seperti kesetrum listrik ribuan watt. Setelah hampir sepuluh menit Ikbal memompa meqiku aku mulai kesetanan mau meledak tp dia mulai mengendurkan pelukannya.
Ganti posisi yuk Mbak, nggak adil kan masa yg punya (Mas Nanang maksudnya) nggak kebagian bisik Ikbal padaku.
Ikbal melepaskan k0ntolnya dari meqiku pelanpelan terasa ada yg hilang dari selanggkanganku, Ikbal berdiri sambil membimbingku Mas Nanang masih ikut dibelangku sambil meremasi pantatku. Aku menoleh memandang suamiku penasaran ingin tahu reaksinya, tp ternyata kulihat Mas Nanangbegitu bahagia bahkan dia tersenyum. Kita main bersamaan ya Mas? ajak Ikbal pada suamiku.
Ikbal mengambil posisi duduk bersandar di sofa dgn paha mengangkang, tampak k0ntolnya yg besar panjang dan kokoh dgn topi baja yg mengkilat karena cairan meqiku berdiri seperti prajurit siap serbu
Kemudian ia menyuruhku mengangkang diatasnya dgn menumpangkan pahaku pada pahanya sambil membelakanginya. Perlahanlahan aku turunkan pantatku dan Ikbal membibing batang k0ntolnya untuk memasuki meqiku, bles, ahh.. Rasanya tambah nikmat dan sdh nggak perih lagi.
Dgn posisi begitu maka dari depan mencuatlah klitorisku yg sdh keras dan kencang, perlahanlahan aku mulai memompa dgn menaik turunkan pantatku, melihat pemandangan seperti itu Mas Nanang langsung duduk jongkok di depanku oh.. Ia menjilati klitorisku yg terbiar menantang.
Oh.. Sungguh luar biasa sensasi yg timbul seluruh tubuhku bergetar kurasakan meqiku makin berdenyut keras, kuraih kepala Mas Nanang kurapatkan ke selangkanganku sementara Ikbal terus menyodokku dari bawah.
Ahh.. Aku mau meledak.. Mas.. Aku mau meladak..!!
Ikbal menggeram karena k0ntolnya kucengkeram dgn denyutan meqiku yg makin kuat,. Dan dgn sambil meremasremas buah dadaku kurasakan k0ntol Ikbal dalam meqiku berdenyut keras.. Ahh Mbak aku mau keluar..
Dipilinya putingku sambil menyodokku dari bawah kuatkuat sementara Mas Nanang melumat klitorisku aku benarbenar tdk bisa menggambarkan kenikmatan yg kudapat ketika k0ntol Ikbal menyemburkan air maninya ke dalam meqiku bersamaan orgasmeku dan hisapanhisapan pada klitorisku.
Belum selesai sensasiku Mas Nanang menarikku dan memintaku nungging ini kebiasaan Mas Nanang dia mau memompaku kalau aku sdh orgasme katanyaenak sekali keIkbalnkeIkbaln meqiku kalau orgasme.
Aku mengambil posisi nungging dgn bertumpu pada kedua paha Ikbal pas k0ntolnya yg berlendirlendir di mukaku langsung saja aku bersihkan sementara MasNanang mulai memasukkan k0ntolnya yg meskipun tdk panjang tp kepalanya sangat leber sehingga seperti klep pompa. Kurasakan sensasi yg lebih hebat lagi ketika Mas Nanang mulai memompaku dari belakang.
Hampir saja kugigit k0ntol Ikbal kalau saja Ikbal tdk berteriak, mengaduh. Entah aku merasa tdk kuat lagi menahan ledakankanku yg berikutnya dan segara saat k0ntol Mas Nanang mulai berkedutkedut akan menyemburkan air maninya akupun juga merasakan diriku akan meledak lagi. Dan aahh dgn teriakan panjang Mas Nanang menyemprotkan air maninya ke dalam meqiku.
Aku segera berbalik untuk membersihkan k0ntol Mas Nanang, rasa air mani dua orang lakilaki yg bercampur membuat lidah merasa aneh danasing. Kami terkulai lemas tp aku merasa lapar dgn tetap bugil akukedapur untuk masak kulihat dua orang lakilaki itu berpelukan saling menepuk punggung.
Gimana dik? lamat lamat kudgn suara Mas Nanang menanyakan kesannyapada Ikbal.
Wah nikmatluar biasa Mas, aku nggak nygka kalau Mbak Rin.. Begitu hebat, pantas Mas Nanang tdk pernah jajan, timpal Ikbal.
Begini aja dik, Dik Ikbal nggak usah sungkan lagi sekarang ini mbakyumu ya isterimu, tp janji Dik Ikbal nggak boleh jajan, aku jijik kalau mbayangkan Dik Ikbal jajan, sambung Mas Nanang.
Sumpah Mas aku nggak pernah jajan sepeninggal isteriku, pernah pembantuku aku pakai itupun hanya sekali selebihnya aku pake alat, lanjut Ikbal.
Jadi janji betulan lho dik, dan kita nggak boleh cemburu, satu sama lain..cerit ngentot istri
Eh.. Enak aja ngomongin nasib orang nggak ngajak yg diomongin aku langsung protes nglendot di pangkuan Mas Nanang.
Tp Mama setujukann.. tanya suamiku.
Mmm.. Gimana.. Ya.. Mmmmmmm sengaja kubuatbuat jawabanku aku ingin melihat reaksi Ikbal.
Maaf Mbak, kalau Mbak nggak setuju aku nggak papa kok Mbak Ikbal memelas.
Habis.. Habis.. Habis jawabku nggak kulanjutkan.
Habis apanya Mbak? Ikbal panasaran.
Habis.. Nikmat hihihihihihihi jawabku sambil cekikikan.
Begini aja dik, Dik Ikbal nggak usah sungkan lagi sekarang ini mbakyumu ya isterimu, tp janji Dik Ikbal nggak boleh jajan, aku jijik kalau mbayangkan Dik Ikbal jajan, sambung Mas Nanang.
Sumpah Mas aku nggak pernah jajan sepeninggal isteriku, pernah pembantuku aku pakai itupun hanya sekali selebihnya aku pake alat, lanjut Ikbal.
Jadi janji betulan lho dik, dan kita nggak boleh cemburu, satu sama lain..cerit ngentot istri
Eh.. Enak aja ngomongin nasib orang nggak ngajak yg diomongin aku langsung protes nglendot di pangkuan Mas Nanang.
Tp Mama setujukann.. tanya suamiku.
Mmm.. Gimana.. Ya.. Mmmmmmm sengaja kubuatbuat jawabanku aku ingin melihat reaksi Ikbal.
Maaf Mbak, kalau Mbak nggak setuju aku nggak papa kok Mbak Ikbal memelas.
Habis.. Habis.. Habis jawabku nggak kulanjutkan.
Habis apanya Mbak? Ikbal panasaran.
Habis.. Nikmat hihihihihihihi jawabku sambil cekikikan.
Ikbal langsung menubrukku yg masih dipangkuan Mas Nanang, tanpa sungkan lagi diciumnya bibirku diremasnya dadaku kulihat k0ntolnya sdh ngacung.
Eh.. Makan duluu.. Ah aku udah lapar nih.. Nasi goreng sdh masak tuh di meja pintaku.
Ikbal menghentikan cumbuannya terus membopongku kekursi makan sambil memangkuku dia menghadapi meja makan sementara Mas Nanang mengikuti dari belakang dan mereka duduk berimpitan kursi. Aku membagi bokongku diatas kedua paha mereka yg berhimpitan satu berbulu yg satu agak licin.
Cerit sex hot, Mereka dgn sabar bergantian menyuapi aku. Aku benarbenar bahagia mereka berdua sekarang suamiku, yg siap memuaskanku.
Selesai makan, aku mendahului membersihkan diriku di kamar mandi air mni yg kering berleleran di pahaku terasa lengket. Setelah itu aku kekamar utama menyisir rambut ku di depan cermin.
Tak lama kemudian kulihat mereka berdua beriringan masuk kamar aku seolah tak melihat. Kurasakan usapan lembut sebuah tangan dgn bulubulu halus menelusuri pantatku, bahkan kemudian mengarah keselangkangan dan mengelus meqiku.
Aku sdh bisa menduga pemilik tangan itu, dan hatiku berdesir ketika kulihat tangan Ikbal lah yg sedang mengelus belahan meqiku, dan Mas Nanang mengelus batang k0ntolnya, sambil mulutnya menciumi dadaku.
Sambil berubah posisi dgn setengah duduk di depanku Mas Nanang siap dgn selangkanganku yg terbuka lebar memperlihatkan vagina merah basah yg sangat indah, sementara tangan kanannya menggosokan gosokkan kemaluanya, sementara Ikbal tdk tinggal diam buah dadaku yg menggantung diremas remas dan diciumi dari belakang.
Ikbal merubah posisinya dgn duduk di meja rias dgn k0ntol siap dimuka mulutku. Sekarang aku baru bisa mengukur panjangnya k0ntol Ikbal yg ternyata ada dua kepalan tanganku dgn kepala agak meruncing dan diameter kepala bajanya lebih kecil dari punya Mas Nanang. Langsung kugenggam dan ku jilati dan kukocokkocok.
Begitu kulakukan sampai hampir setengah jam dan dalam waktu yg tdk terlalu lama gerakan Ikbal tak terkendali, bahkan ia membalas menekan kepala Mas Nanang yg sedang mengulum klitorisku dibawah meja pada saat itulah Ikbal menghentak hentakkan pinggul dan menyorongnyorongkan k0ntolnya dimulutku dan.. Creett.. Creett.. Creett..
Baca juga : Cerita Porno Bu Hesti Yang Baik Hati
Air mani Ikbal memenuhi kerongkonganku. Dia telah orgasme. Ini terlalu cepat, padahal aku merasa masih belum apaapa. Ikbal terus turun membopongku ke ranjang dan Mas Nanang sekarang menindihku semetara Ikbal mempermainkan ku dari bawah ah rupanya mereka telah kompak untuk kerja sama memuaskan diriku.
Mas Nanang sdh terlengkup ditubuhku, sementara pinggulnya naik turun, mengocok batangnya yg sdh melesak ditelan liang kenikmatanku. Sekali kali tangannya meremas bokongku.
Aku mulai on lagi dan otototot vaginaku mulai berdenyutdenyut tp tibatiba Mas Nanang menghentikan kocokannya, dan mencabut k0ntolnya, aku masih tanggung tetapi aku memang juga tdk ingin selesai sekarang, aku masih berharap Ikbal bangkit lagi setelah istirahat.
Aku ingin Ikbal memompaku dulu baru Mas Nanang yg mengakhiri puncaknya. Tp Mas Nanangminta aku dan Ikbal melakukan 69 dgn posisi Ikbal dibawah begitu aku posisi enam sembilan Mas Nanang menusukku dari belakang dan Ikbal ganti yg ngenyot klitorisku.
Sungguh luar biasa rasanya ber 69 sambil meqiku dipompa aku tak dapat menahan kenikmatan yg menyerbu lubang meqiku. Denyutandenyutan mencengkeram makin keras dan ini yg paling disukai Mas Nanang
Kemudian kurasakan Mas Nanang mulai mencengkeram bokongku dan melenguh seperti sapi di sembelih sambil mempercepat goyangannya, semetara mulut Ikbal tak henti menciumi klitorisku dan lidahnya menerobos kadang masuk ke meqiku disela k0ntol Mas Nanang. Nafasku tersengal, aku mulai masuk kemasa orgasme.
Tanpa menunggu waktu lagi Mas Nanang mempercepat kocokannya, dan kemaluankupun sdh berdenyut denyut kencang, akan segera akan keluar.
Mas Nanang merengkuh bokonku, makin kencang, sambil dari mulutnya keluar erangan kenikmatan yg panjang dan kemaluannya ditekan keras ke kemaluanku, dia semprotkan air maninya.. Creett.. Creett.. Creett tp aku belum orgasme.
Dan segera berlelehanlah air maninya menyemprot didalam vaginaku Pada saat yg sama, aku tak tahan menahan orgasmeku, kugenggam k0ntol Ikbal kuatkuat dan kuhisap sampai batangnya sambil mengejan menikmati orgasmeku bersama Mas Nanang mendapat perlakuan begitu Ikbal juga orgasme kembali dan menyemburkan maninya ke mulutku untuk yg kedua kali. Kenikmatan yg luar biasa. Walaupun permainan sdh berakhir tetapi Mas Nanang tdk mau mencopot kemaluanku dari meqiku, aku paham betul dia paling suka menikmati denyutan meqiku.
Pah.. Aku sdh nggak tahan.. Pahaahh.. Eghh.. Eegghh capek nih kasian Ikbal kita tindih
Malam ini adalah malam pertama aku merasakan k0ntol orang lain selain punya Mas Nanang apalagi k0ntolnya lebih panjang, sebuah pengalaman yg sangat memuaskanku.
Pembaca terhormat masih banyak pengalaman nikmat yg kualami bersama ke dua suamiku namun sementara sampai disini dulu, bila ada kesempatan akan aku ceritakan lainnya. Sejak kejadian itu Ikbal minta jatahnya padaku setiap ada dikotaku bahkan anakanaknya sering diajak untuk bersamatinggal dikotaku saat libur agar tdk bolakbalik.
Saat Ikbal ada hampir tiap hari sekali aku mendapat giliran dari Mas Nanang dan Ikbal kadang kami lakukan treesome kadang hanya berdua saja dgn salah sat dari mereka, dan kami sepakat hanya dilakukan bertiga saja.
Pembaca orisex.com kalau anda wanita disayangi 2 orang pria percayalah mereka bisa akur sabar tdk ada rasa cemburu dan yg hebat anda akan dimanja seperti diriku. Nggak percaya cobalah.
Pengalaman ini benarbenar nyata kami telah 5 tahun bersama tp kasih sayang merekasangat tulus padaku. Aku jadi rajin jamu dan senam untuk kepuasanku dan kepuasan mereka bagi.
Langganan:
Postingan (Atom)


